Langsung ke konten utama

5 Cara untuk mengatasi Reject Quality Standards oleh Freepik (Vector art)


Buat rekan-rekan gilogos yang mau menjadi seorang kontributor di Freepik.com tentunya sudah harus mempersiapkan karya terbaiknya sebanyak 10 karya pertama (sebelumnya 20 karya pertama).

Untuk yang punya keahlian di bidang vektor, kemungkinan di awal akan bertemu dengan rejection quality standards dari freepik, ya gilogos tahu kalau tidak semua yang jadi kontributor di freepik merupakan designer vector profesional, banyak juga yang berawal di tingkat pemula. So, mari kita pelajari bagaimana caranya mengatasi rejection quality standards


1. Hindari adanya overlapping layer vector. 

Freepik paling benci lho sama lapisan vector yang overlapping seperti gambar di atas ini, jadi sebelum kalian copy paste design untuk dijadikan bundle item lainnya, kalian wajib merapikannya dulu sampai tidak ada overlapping vector, soalnya kalau ini terjadi, karya kalian pasti di-reject. Alasannya karena kondisi ini membuat design kalian tidak rapi dan tidak efisien/boros (gambar tidak terlihat tapi memakan ruang data). 



2. Hindari penggunaan vector lebih dari 3 tumpuk. 

Kalau kalian menumpuk 4 vector atau lebih, kalian akan di-reject lho sama freepik. Jadi batas tumpukan vector adalah 3 tumpuk ya. Sudah termasuk background. Jadi selain background kalian cuma boleh menumpuk vector sebanyak 2 lapis lagi. 

Lalu bagaimana kalau rekan-rekan gilogos mau pakai banyak lapisan vektor? Dengan banyak kombinasi warna? 

Kalian harus akalin sendiri ya rekan gilogos, coba pakai tools Trim yang mantap dimana layer vector teratas melubangi vector di bawahnya. 

Dan untuk penggunaan warna, kalau kalian ingin membuat design warna-warni, ketimbang menggunakan tumpukan vektor, kalian bisa pergunakan tools Gradient lho. Tapi gradient-nya wajib kalian gunakan di Adobe Illustrator ya, bukan di Corel Draw. Kalau kalian paksakan di corel draw, maka saat diconvert menjadi file .eps otomatis hasil gradient corel draw kalian menjadi format Bitmap, alias raster, bukan lagi vector, otomatis Freepik pasti akan langsung reject ya. Object vector setitik aja ketahuan, apalagi raster? 

Lalu hindari adanya singgungan antara shadow, highlight, dan texture ya seperti gambar di bawah ini.

(gambar belum dibuat, lagi males) 

Solusi yang paling mantab ialah : Pake Clipping Mask di AI!! 


3. Hindari design tanpa tumpukan layer


Jadi jika kalian pikir dengan tidak adanya tumpukan vector bisa menyelesaikan semua masalah, kalian salah ya. Memang ada lho tools yang otomatis membuat tidak ada tumpukan sama sekali, jadi sekali klik langsung jadi satu layer, yaitu dengan menggunakan tools "Simplify" milik corel draw. Namun gilogos pernah mencoba ini dan hasilnya di-reject dengan alasan quality standards. Jadi kalian harus tetap menyusun layer demi layer paling banyak 3 lapis ya.


4. Hapus semua hidden object


Ini juga sangat menentukan lho. Jadi jangan coba-coba menguji algoritma freepik untuk urusan kerapihan. Hidden object itu artinya ada vector yang ukurannya sama atau lebih kecil di bawah vector lainnya yang membuat vector tadi tidak terlihat, namun masih terbaca sebagai bagian dari design. 

Cara mengatasinya biasanya saya akan pisahkan elemen-elemen vector lain yang berada di vector dasar (base vector). Seperti gambar di bawah ini.


Yang pernah ketahuan sih biasanya ada bug dari corel draw yang membuat hasil trim atara satu vector dengan vector lainnya tidak sempurna. Jadi bukannya objek yang dibawah bolong, objek tersebut malah terpotong dan otomatis bertumpuk dengan objek di atasnya. 


5. Hindari objek yang masih bergabung namun terpisah. 

Keadaan ini sering terjadi saat gilogos mau memotong satu objek dengan objek vector lainnya, akibatnya seperti gambar di bawah ini. 


Objek pertama yang dipotong terlihat sudah terpisah, namun saat dipindahkan, keduanya masih menyatu. Jadi harus di-'break' dulu pakai tools "Break Apart" kalau di Corel Draw atau shortcut CTRL+K, kalau di Adobe Illustrator (AI) gilogos belum tahu ya, mungkin rekan-rekan gilogos tahu? Tolong bantu informasi-nya di kolom komentar ya!

Nah keadaan object yang bergabung namun terpisah ini membuat design kita sulit untuk diedit sedangkan sudah menjadi jaminan dari freepik untuk membuat design yang mereka jual merupakan design yang "Editable" atau mudah direkayasa. Kalau ada 2 objek yang terpisah namun masih bergabung, lalu ada pembeli yang mau mengedit satu objek dengan warna merah dan satu lagi dengan warna biru, otomatis si pembeli tadi pasti akan kesulitan. Kasian kan?

Gimana rekan-rekan Gilogos? semoga informasi ini bermanfaat ya! Jangan patah semangat meskipun di-reject!

Oh iya, kalau kalian mau, kalian bisa kirim email ke whitewallpremio@gmail.com untuk saya review karya yang mau kalian review, satu karya gratis, karya kedua berbayar ya hehehe..

Oke sampai jumpa di artikel selanjutnya, salam Gilogos.

Komentar

Posting Komentar